BORNEONEWS, Teheran – Delegasi resmi Hizbullah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Teheran, Sabtu, 4 Juli 2026. Pertemuan itu berlangsung di sela rangkaian upacara penghormatan bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Delegasi Hizbullah dipimpin Muhammad Fneish dan beranggotakan sejumlah pejabat senior kelompok tersebut. Mereka hadir di Teheran mewakili Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem.
Dalam pertemuan itu, Fneish menyampaikan belasungkawa dan salam dari Sheikh Qassem kepada pemimpin, presiden, pemerintah, dan rakyat Iran.
Ia juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatollah Khamenei, anggota keluarganya, sejumlah komandan militer, pejabat pemerintah, serta warga sipil dalam serangan yang menurut pernyataan Iran dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Fneish turut memuji keteguhan rakyat Iran, kinerja Angkatan Bersenjata Iran, serta upaya diplomatik negara tersebut di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Iran terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan nasional Lebanon.
Menanggapi kehadiran delegasi Hizbullah, Araghchi menyampaikan terima kasih atas partisipasi mereka dalam upacara peringatan tersebut. Ia juga mengapresiasi pesan yang disampaikan Sheikh Qassem melalui delegasi Hizbullah.
Araghchi menyebut perlawanan Hizbullah terhadap Israel sebagai sumber kebanggaan bagi Lebanon dan dunia Islam. Ia juga menegaskan kembali dukungan Iran terhadap Hizbullah.
Menlu Iran tersebut turut memberikan penghormatan kepada mendiang Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dan anggota Hizbullah lain yang tewas dalam konflik.
Araghchi mengatakan Iran akan terus berupaya mendorong penghentian perang di Lebanon. Ia juga menyebut perlunya penghentian pendudukan sesuai butir pertama nota kesepahaman gencatan senjata.
Pertemuan itu berlangsung ketika Iran menggelar rangkaian penghormatan untuk Khamenei di Teheran. Upacara tersebut dihadiri berbagai delegasi dan tokoh dari sejumlah negara serta kelompok sekutu Iran di kawasan.
ANTARA









