JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Penyerang Timnas Brasil Matheus Cunha menilai Norwegia memiliki lini serang yang sangat berbahaya menjelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Brasil akan menghadapi Norwegia di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 6 Juli 2026 pukul 03.00 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena Norwegia datang dengan produktivitas tinggi sepanjang turnamen.

Cunha menyebut Brasil harus mewaspadai kekuatan serangan Norwegia yang dihuni sejumlah pemain top Eropa, seperti Erling Haaland, Alexander Sorloth, dan Martin Odegaard.

"Lini serang mereka sangat, sangat kuat. Banyak pemain yang sudah kami kenal, dan saya pernah menghadapi mereka di Inggris," kata Cunha, dikutip dari laman resmi Timnas Brasil, Minggu, 5 Juli 2026.

Norwegia tampil tajam di Piala Dunia 2026 dengan mencetak 10 gol dari empat pertandingan. Dari jumlah tersebut, Haaland menjadi pemain paling menonjol setelah membukukan lima gol.

Catatan itu semakin menegaskan kualitas Haaland sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Ia juga berstatus sebagai top skor sepanjang masa Timnas Norwegia dengan koleksi 60 gol.

Ketajaman Haaland tidak hanya terlihat di level tim nasional. Pada musim lalu, penyerang berusia 25 tahun tersebut juga menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan 27 gol.

Gelar top skor itu menjadi yang ketiga bagi Haaland sejak bergabung dengan Manchester City pada musim 2022/2023. Artinya, ia selalu menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris sejak pertama kali bermain di kompetisi tersebut.

Cunha mengaku sudah beberapa kali menghadapi Haaland, baik saat bermain di Inggris maupun ketika masih berkarier di Jerman. Meski memiliki hubungan baik di luar lapangan, ia menegaskan Brasil tetap harus fokus mengantisipasi ancaman striker Norwegia tersebut.

"Saya sudah beberapa kali menghadapi Haaland. Kami memiliki hubungan yang baik, tetapi kami sudah terbiasa menghadapi pemain-pemain dengan level seperti itu sepanjang musim. Saya juga pernah melawannya ketika bermain di Jerman," ucap pemain Manchester United itu.

Di sisi lain, Cunha menegaskan Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar. Tim Samba ingin kembali menjadi juara dunia dan meraih gelar keenam setelah sebelumnya sukses pada edisi 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Brasil terakhir kali mendekati gelar juara dunia saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Saat itu, mereka finis di posisi keempat. Setelah menjadi juara pada 2002, Brasil belum pernah lagi melangkah melewati babak perempat final.

"Kami ingin mencapai hal-hal besar, tetapi yang paling penting adalah membuat masyarakat Brasil bangga. Jika generasi ini ingin dikenang, maka itu harus dengan mempersembahkan satu bintang lagi. Itulah cara mereka menjadi abadi," kata Cunha.

Cunha sendiri menjadi salah satu pemain penting Brasil di Piala Dunia 2026. Sejauh ini, ia sudah mencetak tiga gol untuk Tim Samba.

ANTARA