PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengingatkan bahwa peran aktif dan kesadaran masyarakat dalam merawat fasilitas publik merupakan kunci utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Fairid menyampaikan bahwa anggaran yang dikucurkan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan lingkungan maupun jalur utama tidaklah sedikit.

Oleh sebab itu, sangat disayangkan jika infrastruktur yang sudah mulus kembali rusak dalam waktu singkat akibat kelalaian bersama.

"Saya mengajak seluruh elemen warga Kota Cantik untuk menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap setiap fasilitas umum yang telah dibangun oleh pemerintah," katanya, Senin, 6 Juli 2026.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan Fairid adalah pengawasan bersama terhadap kendaraan yang melintas di jalan-jalan pemukiman.

Ia mengimbau warga dan perangkat RT/RW untuk lebih tegas dalam membatasi kendaraan bertonase besar atau yang melebihi muatan agar tidak masuk ke jalan lingkungan yang kapasitas tonasenya terbatas.

"Langkah preventif ini sangat efektif untuk mencegah penurunan kualitas aspal sebelum waktunya," ujarnya.

Selain masalah muatan kendaraan, faktor kebersihan lingkungan di sekitar bahu jalan juga memegang peranan penting dalam menjaga keawetan infrastruktur.

Fairid meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam selokan atau saluran drainase yang berada di pinggir jalan. Saluran air yang tersumbat dapat memicu genangan saat hujan lebat, di mana genangan air tersebut merupakan musuh utama yang cepat merusak struktur aspal.

Pemerintah daerah sendiri, melalui dinas terkait, memastikan akan tetap menyiagakan tim pemeliharaan untuk merespons laporan warga jika terjadi kerusakan kecil di lapangan.

Namun, Fairid menekankan bahwa tindakan pencegahan dari tingkat lingkungan akan jauh lebih efisien. Sinergi antara gerak cepat pemerintah dalam memperbaiki dan kepedulian warga dalam merawat diharapkan bisa menjadi budaya baru di Palangka Raya. (HENDRI/j)