PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Dede Ardiansyah, menyoroti realisasi Belanja Bantuan Sosial atau Bansos Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp4.663.986.000.

Dede mengatakan anggaran tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pengelolaannya juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, bantuan sosial merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi ekonomi sulit maupun keadaan darurat.

Karena itu, proses penyaluran bantuan harus dipastikan tepat sasaran agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Anggaran bantuan sosial yang telah direalisasikan harus dipastikan tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru tidak menerima bantuan, sementara yang tidak berhak malah mendapatkannya," ujar Dede saat dikonfirmasi, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu terus memperbarui data penerima manfaat agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Validasi data dinilai menjadi langkah penting untuk menghindari tumpang tindih penerima maupun kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial.

"Kami mendorong pemerintah melakukan pembaruan data secara berkala dan melibatkan perangkat kelurahan serta RT/RW agar penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan," katanya.

Selain ketepatan sasaran, Dede juga meminta seluruh proses penggunaan anggaran bantuan sosial dapat dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat.

Menurutnya, transparansi akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. Keterbukaan informasi juga dapat memperkuat pengawasan dari berbagai pihak.

Dede menegaskan DPRD Palangka Raya akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah, termasuk belanja bantuan sosial.

"Kami di DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap rupiah anggaran bantuan sosial benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Harapan kami, program ini mampu membantu warga yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya," tutupnya. (MARINI/j)