PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Tengah. Prakirawan Cuaca Muhamad Ihsan Sidiq menyampaikan, secara umum kondisi cuaca bergerak dari cerah berawan hingga hujan ringan, namun terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.

Suhu udara di wilayah provinsi ini berkisar antara 23°C hingga 34°C, dengan tingkat kelembaban udara mencapai rentang 55% sampai 100%. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 25 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di wilayah Selatan Kalimantan Tengah diprediksi mencapai 0,5 hingga 2,0 meter, masuk kategori rendah hingga sedang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang di beberapa wilayah," katanya, Senin, 6 Juli 2026.

Selain itu, terdapat kemungkinan terjadinya hujan lokal dengan durasi singkat namun cukup kuat, yang berpotensi disertai angin kencang hingga puting beliung.

Akibat curah hujan yang tinggi tersebut, masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap dampak bencana yang mungkin muncul, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga kejadian pohon tumbang.

Warga diimbau tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Bagi warga yang bermukim di wilayah pesisir dan yang beraktivitas di laut, perlu mewaspadai pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang. Hal ini diharapkan menjadi perhatian agar keselamatan saat melaut tetap terjaga dengan baik.

Di sisi lain, meskipun ada potensi hujan, wilayah Kalimantan Tengah juga berisiko tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Oleh karena itu, masyarakat diminta agar sama sekali tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun guna mencegah terjadinya kebakaran yang merugikan banyak pihak," pungkasnya. (PATHUR/Y)