PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program penyediaan pakan orangutan yang dijalankan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS bersama BUMDes Penyang Karuhey tidak hanya mendukung konservasi satwa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.

Perwakilan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, Angga Sanggraha, mengatakan penyediaan pakan orangutan melibatkan 12 kelompok masyarakat yang tergabung dalam BUMDes Penyang Karuhey.

"Kelompok masyarakat memasok berbagai jenis buah dan pakan alami bagi orangutan selama menjalani rehabilitasi di Pulau Salat. Kemitraan ini menjadi contoh bahwa konservasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Angga dalam rilisnya kepada Borneonews pada Senin, 6 Juli 2026.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat memperoleh sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Rata-rata pendapatan setiap kelompok meningkat dari sekitar Rp400 ribu menjadi Rp18 juta per tahun sejak bermitra dengan SSMS.

Angga menjelaskan, program tersebut merupakan implementasi strategi ESG perusahaan yang mengintegrasikan perlindungan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola kemitraan yang bertanggung jawab.

Pada aspek lingkungan, SSMS mendukung konservasi orangutan dan perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi. Dari sisi sosial, perusahaan memperkuat kapasitas pekebun swadaya sekaligus membuka peluang ekonomi melalui penyediaan pakan orangutan.

"Sementara dari aspek tata kelola, seluruh program dijalankan secara transparan, partisipatif, dan sesuai prinsip keberlanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat maupun upaya pelestarian lingkungan," tutur Angga. (TESTI PRISCILLA/H)