BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menggelar kegiatan pembubaran panitia Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas sekaligus evaluasi pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Senin, 6 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas.
Meski secara umum kegiatan berjalan lancar, ia menegaskan masih terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian untuk penyelenggaraan tahun mendatang.
"Salah satu kendala yakni anggaran, sehingga saya pikir penting untuk pembentukan kepanitiaan Hari Jadi ke-25 Kabupaten Gunung Mas dilakukan lebih awal. Saya mengusulkan Surat Keputusan (SK) panitia sudah diterbitkan pada Januari 2027 sehingga persiapan dapat dilakukan secara lebih matang," ujar Jaya, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, waktu persiapan yang lebih panjang akan memberikan keleluasaan bagi panitia dalam menyusun konsep kegiatan, mencari dukungan sponsorship, hingga mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas pendukung, khususnya ketersediaan toilet yang memadai. Menurutnya, fasilitas tersebut perlu mendapat perhatian agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maupun pengunjung yang datang selama kegiatan berlangsung.
Dalam forum evaluasi tersebut, berbagai perangkat daerah dan unsur panitia turut menyampaikan masukan serta saran sebagai bahan perbaikan untuk pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas pada tahun berikutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas, Baryen, mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa kendala selama pelaksanaan kegiatan.
"Salah satu kendala yakni tingginya volume kendaraan yang menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Stadion Mini Kuala Kurun, serta penataan area parkir dan pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal," ujar Baryen.
Ia menjelaskan, untuk mengatasi kepadatan kendaraan, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) bersama Satuan Polisi Pamong Praja melakukan penataan dan pengalihan lokasi parkir ke area perimeter luar kawasan kegiatan.
Kemudian pihak DLHKP juga meningkatkan intensitas pelayanan kebersihan dengan menambah jadwal serta personel pengangkutan sampah pada malam hari selama pameran berlangsung.
Baryen berharap berbagai masukan yang diperoleh dalam evaluasi tersebut dapat menjadi bahan penyempurnaan sehingga pelaksanaan Hari Jadi ke-25 Kabupaten Gunung Mas nantinya dapat berlangsung lebih tertib, aman, bersih, nyaman, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (RISKA YULYANA/H)









