BORNEONEWS, Palangka Raya – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus berupaya memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.
Langkah yang diambil adalah dengan meningkatkan koordinasi dan hubungan kerja sama yang erat bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya. Penguatan hubungan ini dilakukan guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.
Kerja sama yang terjalin diharapkan mampu mendukung terwujudnya proses penegakan hukum yang berjalan secara efektif, profesional, serta akuntabel di wilayah Kalimantan Tengah.
Hal ini menjadi komitmen bersama agar setiap tahapan hukum yang dilalui oleh warga binaan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan memberikan kepastian hukum yang nyata.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan bahwa terjalinnya koordinasi yang baik dengan pihak Kejaksaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting.
Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian proses pemasyarakatan dapat berjalan tertib, lancar, dan senantiasa selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui komunikasi yang terjalin secara intensif dan berkelanjutan, berbagai kendala teknis yang mungkin muncul di lapangan dapat diidentifikasi lebih dini dan diselesaikan secara cepat serta tepat.
Sinergi yang kokoh antarlembaga penegak hukum menjadi kunci agar pelayanan yang diberikan kepada warga binaan maupun masyarakat luas semakin berkualitas dan tidak terhambat.
Sementara itu, Kepala Kejari Palangka Raya Yunardi turut mengapresiasi komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh Lapas Perempuan Palangka Raya dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan profesional.
"Sinergi yang terjalin diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing instansi serta menjamin kepastian hukum bagi setiap proses yang melibatkan warga binaan," pungkasnya. (PATHUR/j)









