BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau mendorong kepedulian terhadap anak yatim menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya pada momen keagamaan. Dukungan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yang kehilangan orang tua.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan anak yatim merupakan bagian dari generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Menurutnya, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui aksi nyata agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
"Kepedulian kepada anak-anak yatim merupakan wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam yang mengajarkan kita untuk saling menolong dan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan," kata Rizky.
Ia menilai budaya berbagi perlu terus diperkuat di tengah masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial, menurutnya, menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.
Rizky juga mengapresiasi berbagai komunitas, donatur, dan organisasi kemasyarakatan yang selama ini aktif membantu anak-anak yatim. Keterlibatan berbagai pihak dinilai mampu memperluas jangkauan bantuan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak penerima.
Selain bantuan secara materi, ia menekankan pentingnya memberikan perhatian, pendampingan, dan motivasi kepada anak-anak yatim agar memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, nilai-nilai kepedulian sosial yang tumbuh di masyarakat akan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan semangat berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
"Semoga semangat berbagi dan kepedulian ini terus tumbuh sehingga mampu memperkuat persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lamandau," pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/j)









