PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) secara resmi menyerahkan hasil rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bantuan ini khusus diberikan kepada keluarga berisiko stunting dan keluarga pra-sejahtera, sebagai wujud komitmen nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Penyerahan bantuan dilakukan untuk rumah yang berlokasi di dua titik berbeda, yaitu di Jalan Kalibata V Gang Mawar, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, serta di Jalan Anggrek Gang Melati, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sebangau.

"Program ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dan bagian dari pelaksanaan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya di Bidang Perumahan Rakyat (PERKIM)," ungkap Ketua TP Posyandu Palangka Raya Avina Fairid Naparin, Rabu, 8 Juli 2026.

Tujuan utama program ini adalah menyediakan hunian yang aman, sehat, dan layak huni sebagai fondasi utama peningkatan kualitas keluarga.

Lingkungan tempat tinggal yang baik dinilai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, serta mencegah terjadinya masalah kesehatan jangka panjang.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua TP Posyandu Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Disperkimtan, Sumarsono, Kepala DISDALDUKKBP3APM, M. Fitriyanto Leksono, beserta jajaran Tim Sekretariat TP Posyandu Kota Palangka Raya.

Avina Fairid Naparin menyampaikan bahwa kegiatan ini menandakan transformasi Posyandu yang tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan semata, melainkan memberikan pelayanan terpadu yang mencakup 6 bidang SPM.

“Kehadiran Bidang PERKIM menjadi langkah strategis untuk memastikan akses hunian layak sebagai fondasi keluarga sehat dan mandiri,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah ini, diharapkan rumah yang telah direhabilitasi dapat meningkatkan kenyamanan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

"Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan terintegrasi, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (PATHUR/j)