BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
"Dengan sinergi yang solid, kami berharap lingkungan masyarakat hingga instansi pemerintahan di Kotawaringin Timur semakin bersih, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba," kata Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 8 Juli 2026.
Hal tersebut ia sampaikan setelah menerima kunjungan Kepala BNNK Kotim AKBP Muhamad Fadli. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kerja sama antara Pemkab Kotim dan BNNK, khususnya dalam mengoptimalkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Halikinnor menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program preventif dan edukatif yang dijalankan BNNK agar penyalahgunaan narkoba dapat ditekan sejak dini.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Lebih lanjut, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Halikinnor juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Selamat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026. Mari membangun generasi sehat, cerdas, dan kuat melalui gerakan Ananda Bersinar menuju Indonesia Emas 2045," tambahnya.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh pihak yang berhasil menggagalkan penyelundupan 3,37 ton kuncup bunga ganja (Cannabis bud).
Keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika.
"Keberhasilan ini menunjukkan sinergi antarlembaga berjalan dengan baik dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Semangat kolaborasi seperti ini juga terus kami dorong di Kabupaten Kotawaringin Timur," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









