TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengajak seluruh ayah atau wali murid laki-laki untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat peran ayah dalam pengasuhan. Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor 463.2/158/DP3AKB/VI/2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang merupakan implementasi dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Bupati Barito Timur, M Yamin, menegaskan bahwa pelaksanaan GAMAS merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak awal perjalanan pendidikan mereka.

"Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak serta menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung pendidikan anak sejak hari pertama sekolah," tegas Yamin dalam surat yang diterima media, Rabu, 8 Juli 2026.

Melalui surat edaran tersebut, Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, pimpinan BUMN, BUMD, perusahaan swasta hingga instansi vertikal di Kabupaten Barito Timur untuk mendukung pelaksanaan GAMAS. 

Dukungan itu diwujudkan dengan mengimbau para pegawai yang berstatus ayah atau wali murid laki-laki agar berpartisipasi aktif, termasuk memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja pada hari pertama masuk sekolah.

"Seluruh instansi diharapkan memberikan dukungan melalui imbauan kepada pegawai serta memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja bagi ayah atau wali murid laki-laki yang mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah," ujar Yamin.

Tidak hanya itu, seluruh satuan pendidikan diminta menyosialisasikan gerakan tersebut kepada orang tua siswa. Pemerintah berharap seluruh ayah yang memiliki anak pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar, menengah hingga sekolah atas dapat mengambil bagian sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan sekaligus memberikan rasa aman dan semangat kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.

Sebagai bentuk teladan, Bupati juga mengarahkan seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) laki-laki di Barito Timur untuk ikut berpartisipasi dalam GAMAS. Seluruh kegiatan diharapkan didokumentasikan dalam bentuk foto, video maupun testimoni dan dipublikasikan melalui media sosial sebagai kampanye positif tentang pentingnya kehadiran ayah dalam proses pengasuhan anak.

"Seluruh kegiatan diharapkan didokumentasikan dalam bentuk foto, video maupun testimoni kemudian dibagikan melalui media sosial sebagai bentuk kampanye positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak," kata Yamin.

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pemkab Barito Timur berharap kehadiran ayah tidak hanya menjadi simbol dukungan moral bagi anak, tetapi juga mampu mempererat ikatan emosional dalam keluarga. 

Gerakan ini juga diharapkan melahirkan generasi Barito Timur yang lebih percaya diri, berkarakter dan berkualitas, sejalan dengan upaya membangun keluarga yang harmonis sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di daerah. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)