BORNEONEWS, Katingan - PT Karya Dewi Putra (KDP) mengklaim utang dana talangan terhadap Ketua SPSI Katingan, yang digunakan untuk perawatan karyawan PT KDP di Puskesmas Tumbang Samba telah diselesaikan.

"Sudah diselesaikan itu dengan KTU. Karena saya sedang cuti. Terima kasih," ujar Gultom, Manajer Kebun Katingan Timur PT KDP di wilayah Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, Minggu  (8/1/2017).

Sebelumnya, Sabtu (7/1/2017), Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Katingan, Adiansyah menuding perusahaan perkebunan kelapa sawit PT KDP perkebunan di Kecamatan Katingan Tengah telah ingkar janji.

PT KDP kurang bertanggungjawab terhadap dua orang pasien yang dirawat di puskesmas. Padahal keduanya adalah karyawan PT KDP.

Kedua karyawan itu melahirkan pada pertengahan Desember 2016 lalu, dan sempat dirawat di Puskesmas Tumbang Samba, yakni Asinem dan Oktaviana.

Namun, keduanya kemudian di rujuk ke rumah sakit di Palangkaraya untuk proses persalinan melalui operasi.

"Yang kami tidak terima itu adalah biaya talangan selama di puskesmas itu. Sebab pihak perusahaan meminta saya untuk menalangi sementara biaya perawatan itu, tapi sampai sekarang perusahaan baru membayarkan ke saya Rp500 ribu dari Rp1.300.000," jelas Adiansyah. (ABDUL GOFUR/B-11).