SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pengawasan keamanan pangan segar agar sesuai dengan standar pangan yang aman dan sehat jika dikonsumsi masyarakat. 

"Pengasan terhadap pangan segar terus kami lakukan seperti beras yang menjadi kebutuhan pangan pokok kita," ujar Kepala DPKP Kotim Yephi Hartady Periyanto, Kamis, 9 Juli 2026.

Pengawasan tersebut seperti pengambilan sampel beras dari penggilingan padi di Desa Samuda Kecil dan Desa Lampuyang. Sampel tersebut akan diuji laboratorium untuk memastikan mutu dan keamanan beras yang dihasilkan sesuai standar pangan sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Beberapa standar kualitas utama yang diuji pada sampek beras diantaranya kadar air, kadar kotoran dan benda asing, kadar beras pecah, mutu fisik beras, kadar bahan asam dan ph, kanduanhan hama dan mikrobia, residu pestisida dan bahan kimia berbahaya. 

"Sampel beras yang telah diambil akan menjalani pengujian sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari pengawasan pangan segar asal tumbuhan. Pengujian sampel beras ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk pangan yang beredar di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Yephi menyampaikan harapannya agar dengan adanya pengawasan ini kualitas beras di Kotim tetap terjaga dan konsumen memperoleh pangan yang aman, sehat, dan bermutu.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kualitas beras yang beredar tetap terjaga serta memberikan perlindungan bagi konsumen dalam memperoleh pangan yang aman, sehat, dan bermutu,” pungkasnya. (DEVIANA/y)