BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kabupaten Kotawaringin Timur mendukung penuh Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang merupakan bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.
Kepala DPPPAPPKB Kotim, Achmad Yusi, menjelaskan bahwa gerakan ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Kotawaringin Timur dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di hari pertama sekolah.
“Gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah atau wali ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak, membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, serta meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam proses belajar,” ungkapnya, Kamis, 9 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini mendukung penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyampaikan dalam Surat Edaran Bupati Kotim tertulis seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan dapat mengedukasi keluarga, kerabat, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.
“Khusus ASN yang memiliki anak usia sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) diharapkan mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah sesuai jadwal masing-masing satuan pendidikan,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan gerakan ini, ASN juga diminta mengisi formulir pelaporan dan mengunggah dokumentasi kegiatan secara mandiri melalui tautan yang telah disediakan.
“Kami berharap gerakan ini dapat menjadi contoh positif yang mempererat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan peran serta ayah dalam pendidikan anak,” pungkasnya. (DEVIANA/H)









