JAKARTA –

BORNEONEWS, Boston - Bendera Palestina terlihat berkibar di Stadion Boston, Amerika Serikat, saat laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Maroko, Kamis, 9 Juli 2026.

Bendera tersebut dibawa oleh tiga suporter yang hadir di stadion dengan mengenakan sejumlah pernak-pernik, termasuk shemagh atau syal khas Timur Tengah.

Ketiga suporter itu sempat menarik perhatian penonton di sekitar area stadion. Mereka membawa bendera Palestina dan meneriakkan kata “Palestina” berulang kali.

Teriakan tersebut mendapat sambutan meriah, terutama dari para pendukung tim nasional Maroko yang hadir menyaksikan pertandingan.

ANTARA sempat mencoba mewawancarai ketiga suporter tersebut. Namun, mereka tidak dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Laga Prancis kontra Maroko tidak hanya dipadati pendukung kedua negara. Sejumlah penonton dari berbagai negara juga hadir untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Mereka datang dari Amerika Serikat, Meksiko, Kroasia, Kolombia, Brasil, dan beberapa negara lainnya.

Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan karena mempertemukan dua tim kuat yang sebelumnya pernah bertemu di semifinal Piala Dunia 2022.

Saat itu, Prancis berhasil mengalahkan Maroko dengan skor 2-0.

Berdasarkan catatan 11v11, Prancis dan Maroko sudah enam kali bertemu sejak 1988. Dari pertemuan tersebut, Prancis meraih empat kemenangan, Maroko menang satu kali, dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Fakta lain yang menarik, sejumlah pemain andalan Maroko di Piala Dunia 2026 merupakan pemain yang berkarier di Liga Prancis.

Mereka di antaranya Achraf Hakimi dari Paris Saint-Germain, Ayyoub Bouaddi dari Lille, Samir El Mourabet dan Gessime Yassine dari Strasbourg, serta Amine Sbai dari Angers.

Kehadiran para pemain tersebut membuat duel Prancis dan Maroko semakin menarik, karena sebagian pemain Maroko cukup mengenal atmosfer sepak bola Prancis.

ANTARA