BORNEONEWS, Sampit – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan melalui dukungan nyata terhadap sektor pertanian.
"Fraksi PAN mendukung ketahanan pangan, khususnya pada bidang pertanian, tidak boleh ada kesenjangan dukungan program prioritas antara program pemerintah pusat dengan program pemerintah provinsi dan Kabupaten. Khususnya swasembada pangan, yang menuntut perhatian serius serta dukungan nyata bagi petani sebagai stakeholder utama," kata Anggota Fraksi PAN DPRD Kotim, Supian Hadi, Jumat, 10 Juli 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pandangan Fraksi PAN terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Fraksi PAN menilai LKPJ merupakan gambaran capaian seluruh program dan kegiatan perangkat daerah dalam mendukung pembangunan Kotim. Karena itu, Bupati beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta terus meningkatkan kinerja agar pelaksanaan APBD berjalan lebih optimal pada tahun berjalan maupun tahun-tahun mendatang.
Selain itu, Fraksi PAN berharap berbagai masukan, kritik, dan saran yang disampaikan DPRD dapat menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan dan akuntabel.
Menurut Fraksi PAN, setiap anggaran yang direalisasikan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, seperti menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Fraksi PAN juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan pengelolaan aset daerah agar lebih produktif dan tidak terbengkalai. Di sisi lain, pemerintah diminta terus menggali sumber-sumber pendapatan baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), disertai peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam sektor pendidikan, Fraksi PAN meminta pemerintah menghadirkan berbagai inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan. Sementara pada bidang kesehatan, pelayanan di puskesmas, pustu, hingga rumah sakit daerah diharapkan terus ditingkatkan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik.
Fraksi PAN juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap proyek pembangunan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Di bidang pertanian, selain memperkuat ketahanan pangan, pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung produktivitas petani.
"Kami juga meminta perhatian lebih terhadap perlindungan dan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekonomi daerah," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









