BORNEONEWS, Sampit – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengupayakan pengembangan UMKM sebagai ruang hidup perekonomian daerah dengan berbagai inovasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUKMPP Kotim Muslih menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran dominan dalam menggerakkan ekonomi Kotim.
“Berdasarkan data dinas, hampir 80 persen penggerakan ekonomi di Kotim dilakukan oleh UMKM. Mereka inilah yang mengangkat serta membantu pemerintah dalam menghidupkan perekonomian daerah,” jelasnya, Jumat, 10 Juli 2026.
Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya UMKM tumbuh melalui cerita dan inovasi agar produk yang dihasilkan dapat dikenal luas.
“Kami melihat bagian UMKM bisa tumbuh melalui cerita dan inovasi sehingga produk UMKM bisa dikenal baik secara lokal maupun nasional,” ujarnya.
Sebagai wujud konkret dukungan tersebut, DKUKMPP menginisiasi pemilihan Duta UMKM yang perannya tidak hanya sebagai wajah cantik, tetapi juga harus kreatif dan inovatif untuk mengangkat citra dan pemasaran UMKM.
“Berdasarkan hasil diskusi dengan pelaku UMKM, kami melihat perlunya Duta UMKM yang dapat mempromosikan produk-produk UMKM. Hari ini kami menyelenggarakan pemilihan tersebut,” kata dia.
Ada 15 peserta calon Duta UMKM, mereka akan menunjukkan kemampuan mereka seperti mempromosikan produk UMKM dan kreatifitas apa yang dimiliki.
Satu per satu peserta tampil memperkenalkan produk UMKM yang mereka siapkan di depan empat dewan juri.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memang mampu berjualan, tetapi belum semua mampu membranding produknya. Kehadiran Duta UMKM diharapkan menjadi penggerak agar produk UMKM lebih dikenal dan diminati masyarakat luas.
“Duta UMKM yang masih bersekolah nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tetap bisa mendampingi UMKM secara berkelanjutan. Kami juga akan meminta Dishkominfo mendampingi para duta agar mereka semakin menguasai teknologi informasi,” tambahnya.
Selain itu, duta pariwisata dan UMKM akan berjalan berdampingan untuk mendukung promosi pariwisata dan produk lokal secara bersamaan.
"Duta UMKM yang diharapkan mampu mempromosikan produk UMKM kita baik di lokal hingga tingkat nasional," harapnya. (DEVIANA/H)









