SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Polres Seruyan mengerahkan personel untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 yang berlangsung di 50 desa dengan 114 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi desa berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, Linmas, Pam Swakarsa, hingga instansi terkait lainnya.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan selama proses pemungutan suara berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi memantau langsung jalannya pengamanan secara daring dari Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Sabtu, 11 Juli 2026.

Dalam pemantauan tersebut, ia didampingi Kabagops Polres Seruyan AKP Ari Prasetyo serta Kapolsek Danau Sembuluh IPTU Rakhmat Effendi,. Sistem pemantauan secara real time memungkinkan Kapolres memonitor kondisi di seluruh TPS sekaligus memberikan arahan cepat apabila diperlukan.

"Polres Seruyan berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses pemungutan suara berlangsung aman dan kondusif di setiap TPS," ujar AKBP Beddy Suwendi.

Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 "Kami bersama TNI, Linmas, dan Pam Swakarsa hadir untuk memastikan setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman," katanya.

Selain itu, AKBP Beddy Suwendi mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih secara bijaksana serta tetap menjaga persatuan dan kerukunan setelah hasil Pilkades diumumkan.

"Apapun hasilnya, kita semua tetap bersaudara," pesannya.

Polres Seruyan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 hingga selesai. Diharapkan, pelaksanaan demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung jujur, adil, aman, tertib, dan damai di seluruh Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/H)