PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menyoroti masih adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut disampaikan setelah DPRD melakukan pembahasan terhadap 15 OPD Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya yang memiliki tugas dalam menggali sumber-sumber PAD.

Menurut Subandi, dari hasil pembahasan tersebut diketahui bahwa tujuh OPD belum mencapai target PAD yang telah ditetapkan. Persentase capaian OPD tersebut bervariasi, mulai dari sekitar 90 persen, 93 persen, hingga ada OPD yang capaian PAD-nya masih nol persen.

“Setelah dilakukan pembahasan terhadap 15 OPD yang memiliki tugas dalam menggali PAD, terdapat tujuh OPD yang belum mencapai target. Persentasenya beragam, ada yang mencapai sekitar 90 persen, 93 persen, bahkan ada yang masih nol persen seperti di Diskominfo,” kata Subandi, Sabtu 11 Juli 2026.

Di sisi lain, Subandi menyampaikan bahwa terdapat delapan OPD yang mampu melampaui target PAD yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa masih ada potensi pendapatan daerah yang dapat dioptimalkan apabila pengelolaan dan strategi penggalian PAD dilakukan secara maksimal.

Ia menjelaskan bahwa belum tercapainya target PAD pada sebagian OPD disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain belum optimalnya penggalian potensi PAD, belum maksimalnya pemanfaatan aset daerah, serta perlunya penguatan digitalisasi dalam sistem pemungutan pendapatan daerah.

“Penyebab belum tercapainya target PAD tersebut di antaranya karena belum optimalnya penggalian potensi PAD, belum maksimalnya pemanfaatan aset daerah, serta perlunya digitalisasi sistem pemungutan,” ujarnya.

Subandi berharap, pemerintah daerah bersama OPD terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sumber-sumber PAD yang belum tergarap secara optimal. Dengan langkah tersebut, diharapkan capaian PAD pada tahun-tahun mendatang dapat meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di Kota Palangka Raya. (MARINI/H)