PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara agar mampu mengambil keputusan investasi secara rasional sekaligus terhindar dari berbagai modus investasi ilegal yang masih marak terjadi.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya kepada Borneonews pada Sabtu, 11 Juli 2026 mengatakan pasar modal Indonesia merupakan salah satu pilihan investasi yang legal, transparan, dan diawasi oleh regulator. Karena itu, ASN perlu memahami berbagai instrumen investasi sebelum menanamkan modal.

"Pasar modal Indonesia hadir sebagai salah satu alternatif investasi yang legal dan transparan. Melalui instrumen seperti saham, obligasi atau sukuk, maupun reksa dana, ASN juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan asetnya secara bertahap sesuai tujuan keuangan," ujar Primandanu saat membuka Sekolah Pasar Modal bagi ASN di Kabupaten Gunung Mas.

Menurutnya, peningkatan literasi investasi tidak hanya bertujuan mengenalkan produk-produk pasar modal, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat dalam menilai manfaat dan risiko setiap instrumen investasi. Dengan pemahaman yang memadai, investor akan lebih bijak dalam menyusun perencanaan keuangan jangka panjang.

Primandanu menambahkan, ASN yang memiliki literasi investasi yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi, sekaligus tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa dasar yang jelas.

"ASN yang memiliki literasi investasi yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta terhindar dari jebakan investasi ilegal," tegasnya.

Melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal, OJK bersama Bursa Efek Indonesia berharap semakin banyak ASN di Kalimantan Tengah yang memahami pentingnya berinvestasi pada instrumen yang legal, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan finansial secara berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan inklusi keuangan di daerah. (TESTI PRISCILLA/H)