BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Kalimantan Tengah memanfaatkan Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda Se-Indonesia untuk mempromosikan produk unggulan daerah.
Ajang nasional tersebut menjadi momentum penting bagi Kalimantan Tengah untuk memperkenalkan ragam kriya, wastra, dan produk berbasis kearifan lokal kepada pasar yang lebih luas.
"Keikutsertaan Kalimantan Tengah pada ajang nasional ini merupakan momentum strategis dalam memperkenalkan produk unggulan daerah," kata Ketua Dekranasda Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat dihubungi di Palangka Raya, Minggu, 12 Juli 2026.
Aisyah mengatakan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membantu pelaku industri kecil dan menengah atau IKM asal Kalimantan Tengah memperluas jejaring pemasaran.
Selain itu, pameran ini membuka peluang kerja sama baru bagi para perajin dan pelaku usaha daerah.
Pameran Kriya Dekranasda Se-Indonesia digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai 9 hingga 12 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau HKG PKK ke-54 dan HUT ke-46 Dekranas.
Pada stan Kalimantan Tengah, ditampilkan berbagai produk kriya berupa aksesoris, inovasi kerajinan anyaman rotan, serta wastra khas daerah.
Wastra yang dipamerkan antara lain berbagai jenis benang bintik atau batik khas Dayak Kalimantan Tengah.
Aisyah mengapresiasi semangat para perajin dan pelaku IKM dari Kalimantan Tengah yang terus berinovasi dalam mengembangkan produk daerah.
Menurutnya, inovasi tersebut penting agar produk lokal mampu bersaing dan memiliki nilai tambah di pasar nasional.
Ragam kriya dan wastra yang ditampilkan dalam pameran ini juga mencerminkan kekayaan budaya serta kearifan lokal Bumi Tambun Bungai.
"Momentum HUT ke-46 Dekranas kami harap semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan para perajin dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berkelanjutan," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Harian 46 Tahun Dekranas, Sukarniaty Kondolele, mengatakan Sulawesi Selatan selaku tuan rumah menyiapkan sekitar 200 stan bagi peserta pameran kriya dan wastra.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 158 stan diisi Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia.
Stan lainnya diisi kementerian, lembaga, serta mitra strategis yang ikut mendukung pengembangan produk kriya dan wastra nusantara.
Penyelenggaraan pameran di salah satu pusat perbelanjaan tersebut bertujuan memperluas promosi produk kriya dan wastra dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, produk unggulan Kalimantan Tengah diharapkan semakin dikenal, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.









