PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkumpulan donasi Kerukunan Keluarga Sama Itah (KKSI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menunjukkan aksi nyata kepedulian sosialnya. 

Pengurus KKSI menggelar kunjungan doa bersama sekaligus menyerahkan bantuan dana kepada Ibu Salundik sekeluarga, korban musibah kebakaran rumah di Jalan Harimau RT 01, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan.

Bantuan uang tunai senilai Rp11.750.000 tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KKSI Kobar, Samuel, didampingi jajaran pengurus KKSI. Dana yang disalurkan merupakan hasil iuran sukarela dari seluruh warga Keluarga Sama Itah yang tergerak untuk meringankan beban sesama.

Ketua KKSI Kobar, Samuel, menyampaikan bahwa KKSI saat ini menaungi sekitar 700 Kepala Keluarga (KK), dengan total anggota mencapai 4.200 warga yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Kobar. 

Ia menjelaskan bahwa program tali asih ini memang dirancang khusus, untuk membantu warga KKSI di Kobar yang sedang tertimpa kemalangan.

"Tali asih tersebut kami salurkan khusus untuk warga KKSI di Kabupaten Kobar yang mengalami musibah, seperti bencana kebakaran rumah, anggota keluarga yang meninggal dunia, maupun warga yang jatuh sakit," ujar Samuel, Minggu, 12 Juli 2026.

Melalui bantuan ini, KKSI berharap dapat sedikit meringankan beban psikologis maupun finansial yang kini dihadapi oleh Ibu Salundik sekeluarga. Aksi ini juga menjadi bukti nyata dari rasa kebersamaan, kepedulian, dan perhatian yang erat di antara sesama warga Dayak.

Samuel juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Dayak di Kotawaringin Barat, agar tidak ragu untuk berkomunikasi dengan pengurus, jika ada yang tertimpa musibah dan memerlukan bantuan, sehingga penanganan atau penyaluran bantuan bisa dilakukan dengan cepat.

"Kami ingin KKSI ini kehadirannya terus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas," tuturnya. 

Sebagai informasi, musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Ibu Salundik di Jalan Harimau RT 01, Kelurahan Sidorejo tersebut terjadi pada siang hari, pada Minggu, 5 Juli 2026, sekitar pukul 14.50 WIB. Kehadiran tim KKSI melalui doa bersama dan bantuan material ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk kembali bangkit. (DANANG/j)