BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sebanyak 33 peserta mengikuti Pelatihan Menulis Cerpen Bareng Kak Nada yang digelar Relima Lokus Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Komunitas Duta Baca Kabupaten Pulang Pisau dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Dispursip Kabupaten Pulang Pisau, Kamis, 10 Juli 2026.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Nada, dan berlangsung lancar dengan antusiasme peserta.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis cerita pendek sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis baru di Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar menulis cerpen, mengembangkan ide, membangun karakter tokoh, menyusun alur, hingga praktik mandiri menulis cerpen.
Relima Lokus Kabupaten Pulang Pisau, Nopiar Rahman atau Kak Nono, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki minat dan bakat menulis agar dapat terus berkembang.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar menulis dan berani menghasilkan karya. Kami berharap dari kegiatan ini lahir penulis-penulis baru dari Pulang Pisau," kata Nopiar, Minggu, 12 Juli 2026.
Ia menilai menulis cerpen dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengekspresikan gagasan, pengalaman, serta cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dibina agar gerakan literasi di Pulang Pisau tidak hanya berhenti pada minat baca, tetapi juga berkembang pada kemampuan menulis.
Ketua Komunitas Duta Baca Kabupaten Pulang Pisau, Pasha, menyampaikan kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci penting dalam memperkuat gerakan literasi daerah.
"Kegiatan literasi akan semakin kuat jika dikerjakan bersama. Kolaborasi seperti ini penting agar minat baca dan kemampuan menulis masyarakat terus tumbuh," ujarnya.
Pasha berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal terbentuknya komunitas penulis yang aktif, produktif, dan konsisten berkarya di Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Heri Setiawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan Dispursip Pulang Pisau akan terus mendukung program literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong masyarakat menghasilkan karya tulis.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Literasi tidak hanya tentang membaca, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menulis dan menghasilkan karya yang bermanfaat," kata Heri.
Menurutnya, karya tulis yang lahir dari masyarakat dapat menjadi media untuk mengangkat budaya, cerita lokal, dan kearifan daerah Kabupaten Pulang Pisau.
"Kami berharap peserta dapat terus berlatih dan menjadikan menulis sebagai bagian dari kebiasaan positif. Dari Pulang Pisau, kita ingin semakin banyak karya yang lahir dan dikenal lebih luas," pungkasnya. (NOPIAR RAHMAN/J)









