BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, menegaskan bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di wilayah Kalimantan Tengah memerlukan dukungan dan suntikan anggaran yang signifikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan ini dilontarkan mengingat luasnya wilayah dan tantangan pembangunan yang belum sepenuhnya teratasi hanya mengandalkan anggaran daerah.
Menurut Lohing Simon, sebagai provinsi dengan wilayah yang sangat luas dan sebagian besar berupa wilayah daratan yang menuntut jaringan jalan yang kuat, kemampuan anggaran daerah saat ini masih sangat terbatas untuk menjangkau seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur di seluruh kabupaten dan kota.
"Kondisi infrastruktur jalan yang baik merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani dan pelaku usaha untuk menyalurkan hasil produksi ke pasar. Oleh karena itu, pembenahan jaringan jalan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada anggaran daerah semata, namun harus mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN," ujar Lohing Simon, Minggu, 12 Juli 2026.
Ia menambahkan, keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah belum mampu menjangkau seluruh titik jalan yang memerlukan perbaikan dan pembangunan baru.
Tanpa adanya bantuan anggaran dari pusat, kemajuan pembangunan di wilayah pelosok Kalteng dikhawatirkan berjalan lambat dan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menyuarakan kebutuhan ini dan mendorong pemerintah pusat agar alokasi anggaran pembangunan infrastruktur untuk Kalimantan Tengah dapat ditingkatkan secara bertahap, guna mewujudkan konektivitas wilayah yang lebih baik, lancar, dan merata hingga ke daerah-daerah terpencil.
"Diharapkan dengan dukungan anggaran APBN yang memadai, jaringan jalan di Kalimantan Tengah dapat semakin membaik, meningkatkan pelayanan publik, memperlancar distribusi barang, serta secara langsung meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara keseluruhan," pungkasnya. (PATHUR/J)









