SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur akan memusatkan seluruh kegiatan utamanya di area depan Swalayan UMKM yang baru diresmikan. Langkah ini diharapkan dapat memperkenalkan keberadaan swalayan tersebut kepada masyarakat luas sekaligus mendongkrak hasil penjualan produk pelaku usaha lokal.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Muslih, menjelaskan bahwa pihaknya akan menempatkan berbagai kegiatan mulai dari jalan sehat hingga acara lainnya di lokasi swalayan tersebut.

"Kegiatan Dinas Koperasi akan dipusatkan di depan swalayan UMKM. Baik jalan sehat ataupun event lainnya. Ini diharapkan bisa memperkenalkan swalayan UMKM," ujar Muslih, Minggu, 12 Juli 2026.

Ia menambahkan, pihaknya senantiasa melakukan evaluasi terhadap pengelolaan Swalayan UMKM tersebut. Sejak awal pembukaan, swalayan itu telah menjadi lokasi berbagai kegiatan, mulai dari bazar UMKM bekerja sama dengan berbagi pihak. 

Swalayan UMKM sendiri berasal di Jalan Yosudarso berdampingan dengan Taman Kota Sampit. Berbagai macam produk olahan UMKM Kotim ada di swalayan tersebut mulai dari kerajinan, cemilan hingga minyak tradisional. 

"Yang saya lakukan itu biasanya saya evaluasi termasuk Swalayan UMKM ini. Di awal kami membukanya adalah dengan cara ada bazar UMKM kerjasama dengan Polres dalam rangka HUT Bhayangkara. Setelah kegiatan tersebut kemudian ada beberapa kegiatan-kegiatan lain disusul, dan hari ini juga kegiatan Duta UMKM, jalan sehat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional dan Kewirausahaan," jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan berdasarkan pantauan dan konfirmasi langsung dari para pemasok barang serta pengelola, adanya serangkaian kegiatan tersebut memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan omzet penjualan.

"Saya ketemu mereka yang pemasok barang yang di Swalayan kemarin saya tanyakan, 'Bagaimana Bu berkaitan dengan hasil penjualan?'. Ya mereka bilang yang dulunya biasa kami masuk seminggu sekali sekarang bisa 2 hari sekali, berarti kan ada peningkatan. Dan juga kami cek dengan pengelola di sini, bagaimana penjualan,alhamdulillah sekarang sudah meningkat. Hampir setiap hari itu barang keluar, kalau dulu kadang bisa sehari nggak keluar-keluar barang, sekarang setiap hari barang keluar," ungkap Muslih.

Ia melanjutkan, tujuan utama pemusatan kegiatan di lokasi ini adalah untuk menjawab kebingungan masyarakat yang selama ini banyak bertanya mengenai lokasi persis Swalayan UMKM tersebut. Bahkan pengunjung dari luar daerah hingga Palangkaraya pun mulai banyak yang bertanya dan berkunjung.

"Satu hal, event-event ini adalah untuk memperkenalkan Swalayan kita. Artinya dengan kegiatan seperti jalan sehat, hari ulang tahun organisasi, hari kewirausahaan dan lain-lain, kita fokuskan di sekitar UMKM ini. Kita berharap masyarakat yang belum tahu jadi ingat lokasinya," tutupnya. (DEVIANA/j)