BORNEONEWS, Moskow – Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyerukan Amerika Serikat dan Iran menahan diri serta kembali menempuh jalur deeskalasi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Seruan tersebut disampaikan Dar saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Minggu, 12 Juli 2026.
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan kedua menteri membahas perkembangan terbaru dan situasi keamanan di kawasan.
“Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Mohammad Ishaq Dar menekankan agar para pihak mengikuti jalur deeskalasi dan menahan diri sebagaimana disepakati dalam Nota Kesepahaman Islamabad pada Juni 2026,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Dar juga menegaskan kembali kesiapan Pakistan untuk terus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Islamabad mendorong seluruh pihak mematuhi komitmen yang telah disepakati dan mengedepankan diplomasi untuk mencegah konflik berkembang lebih luas.
Pakistan sebelumnya memainkan peran dalam memfasilitasi Nota Kesepahaman Islamabad antara Iran dan Amerika Serikat pada Juni 2026. Kesepakatan sementara tersebut antara lain ditujukan untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz.
Seruan terbaru Pakistan disampaikan setelah ketegangan kembali meningkat dan memicu kekhawatiran terhadap keamanan kawasan serta kelancaran jalur perdagangan internasional.
Pemerintah Pakistan menyatakan akan tetap mendukung langkah diplomatik yang dapat meredakan konflik dan mempertahankan stabilitas regional.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA









