SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan target ambisius untuk meningkatkan predikat Indeks Inovasi Daerah (IID) dari kategori "Inovatif" menjadi "Sangat Inovatif" pada penilaian tahun 2026. 

 Asisten III Sekretariat Daerah Kotim, Bima Eka Wardhana menyampaikan inovasi saat ini sudah menjadi kebutuhan esensial dalam pemerintahan untuk menghadapi kompleksitas pembangunan

“Melalui inovasi, pemerintah daerah dituntut menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.

Itu ia sampaikan saat mewakili Bupati Kotim Halikinnor dalam kegiatan Sosialisasi Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026 serta Asistensi Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026, yang digelar di Sei Mentaya Bapperida Kotim. 

Inovasi dinilai sebagai instrumen penting untuk membangun birokrasi yang adaptif, efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Oleh sebab itu, setiap perangkat daerah didorong untuk membangun budaya kerja inovatif yang melahirkan gagasan baru, melakukan penyempurnaan proses kerja, dan memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Hingga 2025, Kotim telah mengembangkan 109 inovasi yang berasal dari perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan. Capaian ini menjadi pondasi bagi Pemkab Kotim untuk mempertahankan predikat “Inovatif” secara konsisten sejak tahun 2021.

Ke depan, Bima menjelaskan bahwa peningkatan predikat menjadi sangat inovatif harus didukung oleh penguatan tidak hanya jumlah dan kualitas inovasi, tapi juga pada kualitas pelaporan dan dokumentasi inovasi tersebut.

“Target kami ke depan adalah peningkatan predikat menjadi ‘Sangat Inovatif’. Untuk itu, diperlukan penguatan pada jumlah dan kualitas inovasi, sekaligus pada kualitas pelaporan dan dokumentasi yang disampaikan,” katanya.

Dengan semangat inovasi yang terus dikembangkan, Pemkab Kotim berkomitmen mempercepat kemajuan daerah dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. (DEVIANA/R)