PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak di seluruh SD dan SMP Negeri di Kota Palangka Raya mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah.

Ia menilai bahwa kegiatan identifikasi awal kondisi murid merupakan langkah penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih tepat sasaran.

Menurut Dede, identifikasi awal terhadap kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar murid perlu dilakukan sejak awal tahun ajaran. Hal ini bertujuan agar sekolah dapat memahami kebutuhan peserta didik secara lebih menyeluruh, baik dari aspek psikologis maupun kesiapan belajar.

“Identifikasi awal kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar murid, asesmen literasi, asesmen numerasi, serta identifikasi lainnya sangat penting dilakukan dalam pelaksanaan MPLS,” kata Dede Ardiansyah, Senin 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa asesmen literasi dan numerasi dapat membantu guru mengetahui kemampuan dasar murid dalam membaca, menulis, berhitung, dan memahami informasi.

Dengan data tersebut, sekolah dapat menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

Selain itu, identifikasi kondisi sosial-emosional juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter murid.

Dede menilai bahwa perhatian terhadap aspek emosional akan membantu murid lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Dede berharap seluruh sekolah di Palangka Raya dapat melaksanakan MPLS dengan pendekatan yang edukatif, ramah anak, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. 

"MPLS bukan hanya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum awal untuk membangun fondasi pembelajaran yang berkualitas bagi murid," tutupnya. (MARINI/R)