PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Harga lada dan emas mengalami perubahan dalam pemantauan barang pokok dan barang penting di Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin, 13 Juli 2026.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat, harga lada biji kopi naik sebesar Rp20.000 per kilogram.

Harga komoditas tersebut meningkat dari sebelumnya Rp150.000 menjadi Rp170.000 per kilogram atau naik sekitar 13,33 persen dibandingkan pemantauan pada 9 Juli 2026.

Kenaikan juga terjadi pada harga telur itik sebesar Rp900. Dalam laporan terbaru, harga komoditas tersebut tercatat menjadi Rp31.500.

Sebaliknya, harga emas mengalami penurunan. Emas 24 karat turun Rp100.000 atau sekitar 4 persen, dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,4 juta per gram.

Harga emas 17 karat juga turun Rp100.000 per gram. Harganya yang sebelumnya Rp1,9 juta menjadi Rp1,8 juta per gram atau mengalami penurunan sekitar 5,26 persen.

Sementara itu, mayoritas harga bahan pokok lainnya masih stabil. Beras Dua Baung tetap dijual Rp16.800 per kilogram, Beras Lahap Rp16.580 per kilogram, dan beras medium Rp13.000 per kilogram.

Harga cabai merah besar bertahan di angka Rp70.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp90.000 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, serta bawang putih Rp45.000 per kilogram.

Untuk komoditas peternakan dan perikanan, harga daging sapi masih Rp170.000 per kilogram, daging ayam ras Rp45.000 per kilogram, dan ikan nila segar Rp55.000 per kilogram.

Harga gas elpiji 3 kilogram juga tidak berubah, yakni Rp23.000 per tabung. Sementara semen Gresik tercatat Rp81.000 per zak dan besi ukuran 10 milimeter Rp87.000 per batang.

Laporan perkembangan harga tersebut diterbitkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat pada 13 Juli 2026.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)