BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) setempat memberikan perhatian serius terhadap dampak kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Jalan dr. Murjani, Gang Sari 45, Kota Palangka Raya, pada Minggu, 12 Juli 2026.
Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan puluhan rumah warga, tetapi juga merusak enam ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena madrasah tersebut menjadi tempat belajar bagi banyak siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Rana Muthia menegaskan bahwa perhatian pemerintah daerah diperlukan tidak hanya untuk membantu warga terdampak, tetapi juga untuk memastikan proses pendidikan di MTs Darul Ulum dapat segera kembali berjalan.
“Kami meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap para korban kebakaran, termasuk pemulihan fasilitas pendidikan di MTs Darul Ulum agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dalam waktu yang lama,” kata Rana, Senin, 13 Juli 2026.
Ia menambahkan bahwa kerusakan enam ruang kelas akan berdampak langsung terhadap aktivitas belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat untuk melakukan pendataan kerusakan dan menyiapkan dukungan rehabilitasi atau bantuan darurat bagi sekolah tersebut.
"Kami berharap pemerintah daerah dapat memastikan bantuan bagi warga terdampak kebakaran tersalurkan dengan baik, terutama kebutuhan mendesak seperti tempat tinggal sementara, perlengkapan dasar, dan dukungan logistik," harapnya.
Menurutnya, penanganan pascakebakaran harus dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap pemulihan kondisi warga maupun terhadap keberlangsungan pendidikan para siswa MTs Darul Ulum. Dengan demikian, masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari. (MARINI/j)









