BORNEONEWS, Sampit – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang ibu dan anak di Jalan Tjilik Riwut, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin, 13 Juli 2026.
Kedua korban berinisial I dan N meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimpa truk bak terbuka yang mengangkut air mineral kemasan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut melaju dari arah Sampit menuju Palangka Raya. Setibanya di lokasi, pengemudi diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Pada saat bersamaan, muncul kendaraan dari arah berlawanan. Pengemudi kemudian membanting setir hingga truk kehilangan kendali dan terguling.
Truk tersebut kemudian menimpa kedua korban yang saat itu berhenti di bahu jalan. Korban diduga sedang menunggu arus kendaraan yang ramai sebelum melanjutkan perjalanan.
“Korban meninggal dunia setelah tertimpa truk. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit menggunakan ambulans,” kata Jamil, warga setempat.
Petugas bersama warga melakukan proses evakuasi terhadap kedua korban dari lokasi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, mengatakan kecelakaan tersebut telah ditangani dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Sopir truk sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan,” katanya.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. (BUDDI RAHMAT H/j)









