SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan pengawasan langsung ke sejumlah penggilingan padi untuk memastikan mutu dan keamanan beras sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto, mengatakan pengawasan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan segar asal tumbuhan.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan mutu dan keamanan beras yang dihasilkan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” kata Yephi di Sampit, Senin, 13 Juli 2026.

Selain melindungi konsumen, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi pelaku usaha agar selalu menjaga kualitas produk selama proses pengolahan hingga pemasaran.

Pada Jumat, 10 Juli 2026, tim DPKP Kotim mendatangi penggilingan padi di Desa Samuda Kecil dan Desa Lampuyang. Petugas mengambil sampel beras dari kedua lokasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sampel tersebut akan diuji sesuai ketentuan sebagai bagian dari pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan.

Yephi menjelaskan, kawasan sentra produksi padi menjadi salah satu prioritas pengawasan karena memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kotawaringin Timur.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan beras yang diproduksi tidak hanya memiliki kualitas baik, tetapi juga terbebas dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

DPKP Kotim mengapresiasi sikap kooperatif para pelaku usaha penggilingan padi saat petugas melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel.

Menurut Yephi, dukungan pelaku usaha menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menyediakan pangan yang aman, sehat, dan bermutu bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kualitas beras yang beredar di masyarakat tetap terjaga serta konsumen mendapatkan perlindungan dalam memperoleh pangan yang aman, sehat, dan bermutu,” ujarnya.

DPKP Kotim akan terus meningkatkan pengawasan terhadap produksi dan peredaran pangan sebagai langkah mencegah beredarnya produk yang tidak memenuhi standar keamanan.