BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melaksanakan pemantauan menyeluruh terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan berpusat pada peserta didik.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Aswani, menjelaskan kegiatan monitoring ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
Sasaran pemantauan mencakup seluruh SMP Negeri maupun Swasta di Palangka Raya, di mana kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari keja, tim mengunjungi SMP Negeri 3 Palangka Raya dan SMPIT Hasanka Boarding School.
"Kegiatan pemantauan dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan warga sekolah, hingga pemeriksaan kelengkapan dokumen perencanaan," katanya, Selasa, 14 Juli 2026.
Tim memastikan pelaksanaan bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, serta tidak membebankan tugas atau penggunaan atribut yang bersifat menghukum dan mempermalukan peserta didik baru.
Materi kegiatan yang disosialisasikan pun telah disesuaikan dengan ketentuan, meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pencegahan kekerasan dan perundungan, pendidikan karakter, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba dan rokok.
Sekolah juga diwajibkan mengenalkan fasilitas penunjang seperti UKS, perpustakaan, hingga ruang konseling bagi siswa.
Berdasarkan hasil pemantauan yang telah dilakukan, secara umum seluruh sekolah telah menyusun program dan jadwal sesuai ketentuan.
Kegiatan berlangsung tertib, didampingi guru dan kepala sekolah, dan tidak ditemukan praktik perpeloncoan maupun tindakan kekerasan di lokasi yang diperiksa. Para siswa baru terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Dinas Pendidikan menilai pelaksanaan MPLS tahun ini telah berjalan dengan baik, edukatif, dan inklusif.
"Kami berharap sekolah terus mempertahankan praktik baik yang ada serta menyempurnakan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan, agar MPLS benar-benar menjadi awal yang positif bagi siswa memasuki lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan," pungkasnya. (PATHUR/H)









