KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menyambut baik kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui sambutan tertulis yang dibaca oleh Sekda Gumas Richard mengatakan, kehadiran para mahasiswa menjadi kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat. 

Kabupaten Gunung Mas dengan semangat Huma Betang selalu terbuka menerima setiap tamu yang datang dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan gotong royong.

"Kehadiran saudara-saudara di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kami siap membuka pintu selebar-lebarnya dan menyambut dengan tangan terbuka sebagai wujud semangat kebersamaan yang menjadi budaya masyarakat Gunung Mas," ujar Richard, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan KKN bukan hanya menjadi kewajiban akademik mahasiswa, tetapi merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

 Melalui program tersebut, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar memahami kondisi sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Pemkab Gunung Mas memandang program KKN sebagai bentuk sinergi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. 

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi akselerator berbagai program prioritas daerah yang terangkum dalam Program Tambun Bungai, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Ia berharap kerja sama antara Universitas Palangka Raya dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak berhenti pada pelaksanaan KKN semata, tetapi dapat terus berkembang melalui penelitian, pengembangan inovasi daerah, hingga pendampingan berbagai program pembangunan yang berkelanjutan.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan lokasi KKN sebagai ruang belajar yang memberikan pengalaman berharga.

Mahasiswa diminta membangun komunikasi yang baik dengan kepala desa, lurah, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga.

Selain itu, mahasiswa diharapkan menghormati adat istiadat dan tata krama yang berlaku di setiap wilayah penempatan.

Dengan sikap rendah hati, terbuka, dan mau belajar dari masyarakat, pelaksanaan program KKN diyakini akan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat Kabupaten Gunung Mas. (RISKA YULYANA/R)