BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur menjalin kolaborasi strategis dengan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 924/Uria Mapas guna memperluas akses literasi masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Sinergi tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk mengejar peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Timur.
Kolaborasi itu dibahas dalam kunjungan jajaran DPK Barito Timur ke Markas Yonif TP 924/Uria Mapas, Selasa, 14 Juli 2026. Rombongan dipimpin Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Manuwu, mewakili Plt Kepala DPK Barito Timur, Ari Panan P Lelu, dan diterima langsung oleh Komandan Yonif TP 924/Uria Mapas, Letkol Wahyu Hariatmoko.
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah rencana kerja sama yang berfokus pada penguatan budaya baca di tengah masyarakat. Di antaranya penyediaan layanan dan akses buku bacaan di lingkungan Markas Yonif TP 924/Uria Mapas serta kolaborasi penyelenggaraan perpustakaan keliling yang akan menyasar sekolah-sekolah dasar dan komunitas masyarakat di wilayah pelosok Barito Timur.
Program tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan perpustakaan, terutama bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan berkualitas.
Manuwu mengatakan, kolaborasi dengan Yonif TP 924/Uria Mapas merupakan langkah inovatif untuk mempercepat pemerataan layanan literasi sekaligus meningkatkan nilai IPLM Barito Timur.
"Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan akses bacaan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak-anak di daerah terpencil. Dengan dukungan Yonif TP 924/Uria Mapas, layanan perpustakaan keliling akan semakin efektif menjangkau wilayah yang selama ini sulit diakses," ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Yonif TP 924/Uria Mapas tidak hanya berdampak pada peningkatan budaya literasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki akses terhadap literasi akan lebih siap menghadapi tantangan pembangunan, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor tersebut juga dinilai dapat memperkuat ketahanan sosial dan mendukung pembangunan daerah dari berbagai aspek.
DPK Barito Timur berkomitmen terus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk institusi TNI, sehingga layanan perpustakaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih luas, merata dan berkelanjutan. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









