BORNEONEWS, Kasongan- PT Karya Dewi Putra (KDP) yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan dituding berbohong,

Tudiangan itu dilontarkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Katingan Adiansyah soal pembayaran dana talangan pasien karyawan PT KDP yang hendak melahirkan di Puskesmas Tumbang Samba, sebagaimana rilis yang dikirimnya kepada Borneonews, Senin (9/1/2017).

Pernyataan Adiansyah dilatarbelakangi pernyataan Manajer PT KDP, Gultom, yang dimuat www.borneonews.co.id, yang mana ia menyatakan jika perusahaan telah membereskan tunggakan semuanya, baik kepada puskesmas maupun kepada dirinya.

"Terakhir aku koordinasi ke puskesmas siang kemarin, belum ada pembayaran sisa uang talangan yang saya keluarkan sebelumnya," kata Adiansyah.

Menurutnya, PT KDP sejauh ini telah membayar uang talangan untuk pasien atas nama Oktaviana sebesar Rp500 ribu.

"Yang Rp500 ribu itu sudah dibayar pihak kebun, sisa Rp1.650 ribu, sedangkan dengan Puskesmas Tumbang Samba belum dibayar," kata Adi panggilan akrab Adiansyah.

Sedangkan uang talangan pasien atas nama Asinem Rp850 ribu juga belum dibayar. Pun demikian sisa utang di Puskesmas Tumbang Samba juga belum dibayarkan. "Dan info terakhir hari Minggu kemarin, saya dapat informasi juga masih belum di bayarkan,".

Adi mengaku seluruh biaya di  Puskesmas Tumbang Samba terkait dua pasien karyawan PT KDP itu sudah ia talangi. "Saya talangi, karena saya beban moral. Sebab waktu itu saya yang menjamin," tegas Adiansyah.

Adi mengatakan total uang talangannya yang belum PT KDP senilai Rp850 ribu. Sementara untuk pihak Puskesmas Tumbang Samba Rp3.485.000.

"Jadi totalnya Rp4.335.000. Saya minta PT KDP cepat menyelesaikan dan membayar kepada saya, sebab yang di puskesmas sudah saya talangi semuanya," harap Adiansyah.

Dikonfirmasi via telpon, Manajer PT KDP di wilayah Kecamatan Katingan Tengah, Gultom mengaku jika pihak perusahaan sejauh ini sudah menyelesaikan tunggakan di puskesmas dan kepada Ketua SPSI Katingan Adiansyah itu. "Itu sudah diselesaikan semuanya. Yang jelas saya bersama Humas PT KDP menyampaikan rilis kami dalam waktu dekat terkait masalah ini," kata Manajer PT KDP Gultom melalui sambungan telpon. (ABDUL GOFUR/B-5)