BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil penumpang dan truk terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km 14, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Rabu pagi, 15 Juli 2026.
Benturan keras di jalur nasional tersebut mengakibatkan mobil mengalami kerusakan parah pada bagian depan, sementara sedikitnya lima orang dilaporkan menjadi korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan bertabrakan dari arah berlawanan. Dampak benturan membuat mobil terpental beberapa meter dari titik tabrakan.
Bagian depan kendaraan ringsek berat hingga kaca depan pecah dan bodi sisi pengemudi rusak parah.
Peristiwa itu juga terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Rekaman memperlihatkan momen ketika mobil dan truk bertabrakan secara frontal sebelum mobil kehilangan kendali dan terpental akibat kerasnya benturan.
Informasi awal yang beredar menyebutkan terdapat lima orang di dalam mobil. Dua korban dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin akibat ringseknya bodi kendaraan, sementara tiga korban lainnya berhasil keluar.
"Korban parah semua, 2 terjepit dan yang lain sudah keluar dari mobil," demikian laporan awal yang diterima relawan.
Sejumlah pesan darurat yang beredar di grup relawan meminta bantuan ambulans secepatnya karena kondisi para korban cukup serius.
Proses evakuasi berlangsung beberapa saat lantaran petugas harus mengeluarkan korban yang terjepit menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.
Tak lama kemudian, ambulans bersama petugas kepolisian dan relawan tiba di lokasi kejadian. Seluruh korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan sempat mengalami perlambatan karena proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material kecelakaan.
Sementara itu, truk yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan di bagian depan, sedangkan serpihan kendaraan tampak berserakan di badan jalan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas para korban maupun kondisi terkini mereka.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut. (SABRIANOOR/R)









