BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi meminta seluruh puskesmas melakukan pengecekan rutin terhadap kualitas air minum pada depot air isi ulang guna memastikan air yang dikonsumsi masyarakat aman dan memenuhi standar kesehatan.
Menurut Hasan, pertumbuhan jumlah depot air minum isi ulang di Kota Palangka Raya harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat. Hal tersebut penting untuk mencegah beredarnya air minum yang tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
"Kami meminta setiap puskesmas melakukan pemeriksaan kualitas air secara berkala terhadap depot air minum isi ulang di wilayah kerjanya agar masyarakat mendapatkan air yang benar-benar layak dikonsumsi," kata Hasan, Rabu 15 Juli 2026.
Ia mendorong agar pengawasan tersebut dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan, puskesmas, dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sesuai kewenangannya.
Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan kualitas air minum tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.
"Kolaborasi antara puskesmas, Dinas Kesehatan, dan BPOM perlu diperkuat agar pengawasan berjalan optimal. Tujuannya bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat sebagai konsumen," ujarnya.
Hasan berharap pengawasan rutin dapat meningkatkan kesadaran para pemilik depot air minum isi ulang untuk selalu menjaga kebersihan peralatan, kualitas air baku, serta proses pengolahan dan pengemasan, sehingga masyarakat Palangka Raya memperoleh air minum yang aman, sehat, dan layak konsumsi. (MARINI/R)









