KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan gencar melaksanakan program Pendampingan Pencegahan Perundungan, Tindak Kekerasan, dan Intoleransi di sekolah.

Plt Kadis Pendidikan Seruyan, Welduline mengatakan inisiatif strategis ini untuk mewujudkan ekosistem sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh satuan pendidikan.

Melalui pendekatan yang komprehensif ini maka Dinas Pendidikan berkomitmen memastikan setiap siswa dapat belajar dengan rasa aman tanpa bayang-bayang intimidasi maupun diskriminasi.

Dalam pelaksanaan program ini ada tiga fokus utama yang ditekankan, yakni edukasi masif, pembentukan karakter, dan sinergi lintas sektor.

Kampanye anti perundungan dilakukan secara kreatif melalui media visual seperti poster dan mading, serta edukasi intensif selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Selain itu, siswa diajak untuk menumbuhkan budaya komunikasi bijak dan sikap toleransi terhadap keberagaman.

“Upaya ini, terus diperkuat melalui kolaborasi bersama Polres Seruyan dalam program edukasi kamtibmas guna memperluas pemahaman siswa akan dampak hukum dari tindakan kekerasan, “ ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Sebagai langkah konkret dalam menjaga keberlangsungan lingkungan sekolah yang kondusif, Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan juga telah menyediakan kanal pengaduan khusus bagi warga sekolah maupun masyarakat.

Layanan ini dapat diakses secara daring melalui WhatsApp Aduan Disdik Seruyan di nomor 08815978925.

“Dengan adanya kanal pengaduan, setiap laporan terkait perundungan atau kekerasan diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif bagi tumbuh kembang seluruh siswa, “ tandasnya . (FAHRUL/R)