PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebuah mobil Mitsubishi Triton terperosok ke dalam parit di Jalan G Obos Induk, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, Rabu, 15 Juli 2026.

Peristiwa tersebut terjadi ketika kendaraan sedang digunakan untuk melakukan aktivitas bongkar muat barang di pinggir jalan.

Mobil tiba-tiba bergerak perlahan setelah pengemudi diduga tidak sengaja memasukkan gigi satu. Kendaraan kemudian melaju dan masuk ke dalam parit.

Karena tidak dapat mengeluarkan kendaraan secara mandiri, pengemudi menghubungi layanan darurat kepolisian 110 untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima laporan tersebut, personel Unit Gasum Pammat Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah segera menuju lokasi dengan membawa sejumlah peralatan pendukung.

Komandan Regu Pammat, Briptu Marcellino, mengatakan tim terlebih dahulu memeriksa kondisi kendaraan dan lingkungan sekitar sebelum memulai proses evakuasi.

“Setelah menerima laporan, saya bersama tim langsung mendatangi lokasi. Kami mempelajari kondisi mobil yang terperosok sebelum melakukan evakuasi menggunakan kren,” kata Marcellino.

Menurutnya, seluruh tahapan evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk mencegah kerusakan kendaraan maupun risiko lain terhadap petugas dan masyarakat di sekitar lokasi.

“Hal yang terlihat sederhana justru terkadang lebih berisiko terjadi kesalahan. Karena itu, kami merencanakan setiap langkah agar tidak menimbulkan kejadian tambahan,” ujarnya.

Proses pengangkatan kendaraan berlangsung sekitar satu jam. Mobil akhirnya berhasil dikeluarkan dari parit dengan aman dan lancar.

Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Kalimantan Tengah, AKBP Istadi, mengatakan respons cepat tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Kami siap merespons setiap aduan masyarakat. Warga yang membutuhkan bantuan evakuasi dapat menghubungi layanan darurat 110 dan anggota akan segera bertindak,” tegasnya. (PATHUR/j)