BORNEONEWS, Sampit – Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengawal keberlanjutan pembangunan ruas jalan Kuala Pembuang–Pelabuhan Segintung di Kabupaten Seruyan.
"Anggarannya sebesar Rp7,5 miliar dan akan segera direalisasikan karena proses lelangnya sudah selesai," ujar anggota Komisi IV DPRD Kalteng Abdul Hafid, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah rapat kerja bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng beberapa waktu lalu.
Legislator dari Daerah Pemilihan Kalteng II yang meliputi Kabupaten Kotim dan Seruyan tersebut menegaskan pembangunan jalan menuju Pelabuhan Segintung menjadi salah satu perhatian DPRD karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD Kalteng juga telah meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut untuk memastikan kerusakan yang terjadi masuk dalam prioritas penanganan pemerintah provinsi.
Hafid menjelaskan, jalan Kuala Pembuang menuju Pelabuhan Segintung merupakan jalur utama yang menghubungkan pelabuhan dengan kawasan perkotaan. Kelancaran akses ini dinilai sangat berpengaruh terhadap distribusi barang serta mobilitas masyarakat.
"Ruas jalan ini sangat strategis karena menjadi akses utama dari pelabuhan menuju pusat kota. Perbaikannya akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat," katanya.
Dirinya meminta kontraktor pelaksana memperhatikan penempatan material proyek agar tidak mengganggu pengguna jalan. Ia mengaku menerima keluhan dari masyarakat terkait tumpukan material yang sempat menutup sebagian badan jalan.
"Kami meminta kontraktor lebih memperhatikan penempatan material proyek agar tidak menghambat aktivitas masyarakat yang melintas," tegasnya.
Meski demikian, Hafid mengakui anggaran yang tersedia belum mampu menyelesaikan seluruh kebutuhan pembangunan ruas jalan tersebut. Karena statusnya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, peningkatan jalan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
"Nilai anggaran yang ada memang belum cukup untuk menuntaskan seluruh pekerjaan. Namun pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga akses jalan ini benar-benar memadai," ujar Ketua DPD PAN Kotim tersebut.
Ia berharap pembangunan akses menuju Pelabuhan Segintung terus menjadi prioritas pemerintah provinsi. Menurutnya, fasilitas pelabuhan saat ini sudah cukup baik sehingga peningkatan kualitas jalan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan operasional pelabuhan sekaligus memperlancar pergerakan barang dan jasa.
"Pelabuhan Segintung sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Yang perlu terus ditingkatkan sekarang adalah akses jalannya agar manfaat pelabuhan bagi perekonomian masyarakat bisa semakin maksimal," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









