BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengusulkan penambahan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 3.000 peserta didik.
Usulan tersebut melengkapi empat Sekolah Rakyat yang saat ini sedang dipersiapkan di Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan rencana pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi telah dibahas Gubernur Kalimantan Tengah bersama Menteri Sosial saat kunjungan kerja ke daerah tersebut.
“Selain empat Sekolah Rakyat yang sedang dipersiapkan, pemerintah provinsi juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi,” kata Reza di Palangka Raya, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurutnya, daya tampung Sekolah Rakyat yang dikelola pemerintah provinsi akan lebih besar dibandingkan fasilitas serupa di tingkat kabupaten dan kota.
“Kalau yang dikelola kabupaten atau kota daya tampungnya sekitar 1.080 siswa, Sekolah Rakyat tingkat provinsi diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 3.000 siswa,” tuturnya.
Reza menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah pusat di bidang pendidikan. Seluruh biaya pendidikan bagi peserta didik dalam program tersebut diberikan secara gratis.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung pelaksanaan program tersebut melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Pesan Pak Gubernur selalu sama, yaitu kita harus berkolaborasi. Bukan hanya pemerintah provinsi, tetapi juga pemerintah kabupaten dan kota agar seluruh program Bapak Presiden di Kalimantan Tengah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi belum dapat diumumkan karena masih menjalani proses studi kelayakan.
Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi tanah, struktur lahan, keamanan bangunan, dan kelayakan lingkungan sebelum pembangunan dilaksanakan.
“Kita tidak bisa langsung membangun begitu saja. Semua harus melalui kajian mendalam, mulai dari kondisi tanah, struktur lahan, hingga aspek keamanan bangunan,” katanya.
Reza berharap seluruh tahapan perencanaan dapat berjalan baik sehingga Sekolah Rakyat tingkat provinsi nantinya mampu menyediakan akses pendidikan yang aman, nyaman, dan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.









