JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Tim Nasional Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris pada pertandingan semifinal di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis, 16 Juli 2026, WIB.

Argentina sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Tim Tango kemudian membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan sundulan Lautaro Martinez pada masa tambahan waktu. Kedua gol Argentina tercipta melalui umpan Lionel Messi.

Kemenangan tersebut membawa Argentina mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Sang juara bertahan akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.

Partai final dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat atau Senin, 20 Juli 2026, WIB.

Pertandingan Inggris melawan Argentina berlangsung ketat sejak babak pertama. Kedua tim bermain terbuka, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang yang diperoleh.

Inggris mendapatkan salah satu peluang terbaik pada menit ke-33. Umpan Declan Rice dari situasi tendangan bebas berhasil disambut John Stones di tiang jauh, tetapi arah bola masih melebar dari gawang Argentina.

Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Inggris kemudian memecah kebuntuan pada menit ke-55 melalui serangan balik cepat. Morgan Rogers bergerak dari sisi kanan sebelum mengirimkan bola ke tiang jauh.

Anthony Gordon yang berada di area tersebut menyelesaikan umpan dengan baik untuk menaklukkan Emiliano Martinez sekaligus membawa Inggris unggul 1-0.

Argentina berusaha meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Giuliano Simeone sempat menusuk ke dalam kotak penalti, tetapi pergerakannya berhasil dihentikan Djed Spence.

Menjelang akhir pertandingan, kiper Inggris Jordan Pickford juga melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan Nicolas Gonzalez.

Inggris kemudian memperkuat lini pertahanan dengan memasukkan Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O’Reilly. Gordon, Rice, serta Reece James ditarik keluar.

Perubahan tersebut membuat Argentina semakin leluasa melancarkan tekanan ke pertahanan Inggris.

Upaya Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Berawal dari situasi sepak pojok, Messi memberikan bola kepada Enzo Fernandez yang berada di luar kotak penalti.

Fernandez melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang tidak mampu dihentikan Pickford. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1.

Saat pertandingan diperkirakan berlanjut ke babak tambahan, Argentina kembali mencetak gol pada masa injury time.

Tembakan Alexis Mac Allister awalnya membentur tiang gawang. Bola kemudian kembali dikuasai Messi di sisi kanan.

Kapten Argentina tersebut melewati kawalan pemain Inggris sebelum mengirimkan umpan silang ke tiang jauh. Lautaro Martinez menyambutnya dengan sundulan untuk membawa Argentina berbalik unggul 2-1.

Inggris mencoba meningkatkan daya serang dengan memasukkan Marcus Rashford dan Ivan Toney. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.

Skor 2-1 untuk Argentina bertahan hingga pertandingan berakhir.

Sementara Argentina bersiap menghadapi Spanyol di final, Inggris dijadwalkan bertemu Prancis dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James (Dan Burn), John Stones (Ivan Toney), Marc Guehi, Djed Spence (Marcus Rashford); Declan Rice (Nico O'Reilly), Elliot Anderson; Morgan Rogers, Jude Bellingham, Anthony Gordon (Ezri Konsa); Harry Kane.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel), Cristian Romero, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi), Nicolas Tagliafico (Lautaro Martinez); Leandro Paredes (Nicolas Gonzalez), Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Giuliano Simeone (Rodrigo De Paul); Lionel Messi, Julian Alvarez.

ANTARA