BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebakaran menghanguskan 8 bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Natai Arahan RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis, 16 Juli 2026.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung mengerahkan personel beserta armada pemadam ke lokasi kejadian.
"Kami mengerahkan 4 unit mobil pemadam, yakni Unit 05, Unit 04, Unit 08, dan Unit 012. Regu 3 diterjunkan ke lokasi dengan waktu respons sekitar delapan menit sejak laporan diterima," jelaSnya.
Selain armada pemadam, penanganan kebakaran juga mendapat dukungan dari satu unit Rumah Singgah Itah, dua unit PMI, satu unit ambulans Lentera, serta dua unit BPBD untuk membantu proses pemadaman dan penanganan di lapangan.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari bangunan paling ujung yang berada di dekat mushola sebelum kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lainnya.
"Berdasarkan informasi sementara dari saksi di lokasi, api bermula dari bangunan paling ujung yang berada di dekat mushola. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang," jelasnya.
Dwi menjelaskan, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB dan selanjutnya petugas melakukan pendinginan agar tidak terjadi penyalaan kembali," jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, 8 bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Hingga laporan sementara ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun nilai pasti kerugian material akibat kebakaran tersebut. (WAHYU KRIDA/r)









