MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyosialisasikan Program Sistem Pendidikan Pintar atau SIP Pintar kepada ratusan peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tingkat SLTA.

Program unggulan tersebut mencakup bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa bagi siswa berprestasi, serta dukungan pendidikan untuk peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengatakan SIP Pintar terdiri atas tiga program utama, yakni SIP Pintar Optimal, SIP Pintar Juara, dan SIP Pintar Peduli.

“SIP Pintar Optimal merupakan bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam nasional, pakaian olahraga, pakaian batik, tas, sepatu, dan alat tulis,” kata Topik di SMAN 4 Muara Teweh, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari komitmen Bupati Barito Utara Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Bantuan akan disalurkan secara bertahap kepada peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara sesuai jadwal distribusi yang telah ditetapkan.

SIP Pintar Juara berupa beasiswa bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. Program tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar pelajar terus meningkatkan pencapaiannya.

Sementara SIP Pintar Peduli ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN.

Program itu diharapkan memastikan seluruh anak di Barito Utara tetap memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Barito Utara, penerima SIP Pintar Optimal pada 2026 mencapai 28.067 peserta didik dari jenjang pendidikan anak usia dini, SD/MI, SMP/MTs, hingga pendidikan nonformal.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,7 miliar untuk jenjang PAUD dan pendidikan nonformal. Sementara anggaran lebih dari Rp29 miliar disiapkan bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK, dan pondok pesantren.

Topik meminta peserta didik baru mengisi data ukuran pakaian dan perlengkapan sekolah secara tepat melalui sekolah masing-masing.

Data tersebut akan menjadi dasar penyaluran bantuan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

“Adik-adik tidak perlu khawatir apabila belum menerima bantuan pada tahap pertama. Semua siswa baru yang memenuhi persyaratan akan memperoleh bantuan pada tahap kedua,” ujarnya.

Ia menegaskan siswa harus memastikan seluruh data yang diminta pihak sekolah diisi dengan benar agar proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

Syarat penerima SIP Pintar Optimal antara lain berstatus sebagai peserta didik aktif, memiliki Nomor Induk Siswa, dan berdomisili di Kabupaten Barito Utara.

Peserta didik yang tinggal di Kecamatan Lahei Barat, Montallat, Gunung Timang, Teweh Timur, maupun wilayah lainnya tetap berhak menerima bantuan selama memenuhi ketentuan tersebut.

“Seluruh peserta didik di kecamatan mana pun berhak menerima Program SIP Pintar Optimal sepanjang memenuhi persyaratan,” katanya.

Topik berharap sosialisasi selama MPLS membuat siswa baru memahami berbagai dukungan pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan semangat belajar dan meraih prestasi.

Pelaksanaan SIP Pintar tahap pertama juga mendapat respons positif dari peserta didik, orang tua, dan sekolah di sejumlah kecamatan.

Sekolah penerima manfaat antara lain SDN 1 Rimba Sari, SDN 1 Tumpung Laung I, SDN 4 Jambu, SDN 1 Sampirang I, dan SDN 1 Sikan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas bantuan yang diberikan. Kami menjadi lebih semangat belajar dan ingin meraih cita-cita,” kata salah seorang siswa penerima bantuan.