PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya menyoroti Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp60,4 miliar.

Besarnya anggaran yang tersisa tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif dan pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

Juru Bicara Banggar DPRD Kota Palangka Raya, Sudarto, mengatakan Silpa yang cukup besar menunjukkan masih terdapat anggaran yang belum terserap secara maksimal selama tahun anggaran berjalan.

“Besarnya Silpa harus menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif dan pelaksanaan program pembangunan lebih optimal,” kata Sudarto, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menelusuri faktor yang menyebabkan anggaran tidak terserap, baik karena perencanaan yang belum tepat, keterlambatan pelaksanaan kegiatan, maupun kendala teknis lainnya.

Evaluasi tersebut penting dilakukan mulai dari tahapan penyusunan anggaran, pelaksanaan program, hingga pengawasan kegiatan.

Sudarto menilai perencanaan yang lebih akurat dapat mencegah terjadinya alokasi anggaran yang tidak sesuai dengan kemampuan pelaksanaan perangkat daerah.

Pemerintah Kota Palangka Raya juga diminta mempercepat pelaksanaan program sejak awal tahun agar anggaran yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

Banggar DPRD berharap hasil evaluasi Silpa APBD 2025 menjadi dasar perbaikan dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran pada tahun berikutnya.

“Setiap rupiah anggaran yang tersedia harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Menurut Sudarto, penyerapan anggaran yang baik bukan hanya berkaitan dengan tingginya realisasi belanja, tetapi juga harus diikuti kualitas program dan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, DPRD akan terus mengawasi pengelolaan keuangan daerah agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. (MARINI/J)