PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meminta Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng yang baru dilantik, Linae Victoria Aden, mempercepat kinerja birokrasi agar setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekda juga diminta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah serta memastikan program pemerintah terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

“Jabatan ini adalah amanah dengan tanggung jawab besar, sekaligus suatu kehormatan dan kebanggaan. Amanah ini harus dijawab dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” kata Agustiar di Palangka Raya, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis sebagai poros utama birokrasi daerah yang bertanggung jawab menyelaraskan langkah seluruh organisasi perangkat daerah.

Setiap perangkat daerah harus bergerak dalam satu arah, tujuan, dan semangat agar kebijakan pemerintah dapat diterapkan secara optimal.

Agustiar meyakini Linae mampu mengemban tanggung jawab tersebut dengan bekal pengalaman yang dimiliki, termasuk ketika menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda Kalimantan Tengah.

Ia berharap Sekda menjadi teladan bagi aparatur dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme.

Linae juga diminta membangun budaya kerja kolaboratif yang berorientasi pada hasil serta menghindari pola kerja birokrasi yang lambat dan tidak efektif.

“Kepemimpinan Sekda harus mampu memastikan seluruh program pembangunan terlaksana secara efektif, berkualitas, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Agustiar mengatakan kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

Sinergi birokrasi juga diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita pemerintah pusat di wilayah Kalimantan Tengah.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan.

Agustiar menegaskan manfaat pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun kawasan pedalaman Kalimantan Tengah.