BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lamandau. Selama 45 hari ke depan, para mahasiswa akan mengembangkan berbagai program pengabdian masyarakat di empat desa sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Lamandau menyambut pelaksanaan KKN tersebut dan berharap keberadaan mahasiswa mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, inovasi, serta kegiatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.
Mewakili Bupati Lamandau, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lamandau, Charles Rakam Mamud, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi kepercayaan UIN Palangka Raya yang kembali memilih Lamandau sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
"Kami berharap para mahasiswa dapat beradaptasi dengan masyarakat dan menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif. Selain menjadi sarana pengabdian, KKN juga menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama di perguruan tinggi," ujar Charles.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Lamandau, Koko Hadiatmoko, menjelaskan sebanyak 40 mahasiswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 30 perempuan akan melaksanakan KKN mulai 14 Juli hingga 27 Agustus 2026.
Ia mengatakan para mahasiswa akan ditempatkan di Desa Purwareja, Desa Mekar Mulya, dan Desa Bina Bhakti di Kecamatan Sematu Jaya, serta Desa Bunut di Kecamatan Bulik. Selama berada di lokasi, mereka akan menjalankan program yang disusun bersama pemerintah desa dan masyarakat sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, sekaligus memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja.(NATALIA KRISTIN/j)









