BORNEONEWS, Palangka Raya - Hari Ulang Tahun atau HUT ke-58 BPJS Kesehatan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memastikan data dan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN selalu sesuai dengan kondisi terkini. Kepesertaan yang aktif dan data yang akurat dinilai penting agar perlindungan kesehatan dapat dimanfaatkan kapan pun dibutuhkan.
Salah satu peserta JKN asal Kabupaten Kapuas, Dewi (31), memanfaatkan momen tersebut dengan mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya untuk mengurus perubahan data Kartu Keluarga sekaligus mengaktifkan kembali kepesertaan JKN miliknya. Ia ingin memastikan anaknya masuk dalam tanggungan sesuai Kartu Keluarga yang baru.
"BPJS sebelumnya ditanggung mantan suami dan sekarang sudah nonaktif. Karena Kartu Keluarga sudah berubah, saya ingin anak ikut tanggungan saya supaya tetap memiliki jaminan kesehatan. Walaupun baru sekali menggunakan BPJS, saya berharap ke depan tidak perlu dipakai. Anggap saja iuran ini sebagai bentuk membantu sesama," ujarnya pada Jumat, 17 Juli 2026.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, K Hindro Kusumo, mengatakan perlindungan kesehatan tidak hanya bergantung pada kualitas layanan, tetapi juga kesadaran peserta untuk menjaga keaktifan dan ketepatan data kepesertaan. Menurutnya, hal tersebut akan mempermudah peserta memperoleh layanan kesehatan saat diperlukan.
Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan telah menyediakan berbagai kemudahan layanan administrasi, baik secara langsung maupun daring. Peserta dapat melakukan pengecekan status keaktifan hingga perubahan data melalui layanan Pandawa (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) di nomor 08118165165 maupun melalui Aplikasi Mobile JKN.
"Langkah sederhana ini akan memberikan rasa tenang karena perlindungan kesehatan telah siap digunakan kapan pun diperlukan," kata Hindro. (TESTI PRISCILLA/H)









